suarakabar1@gmail.com

1.100 Korban Gempa Myanmar Dapat Layanan Medis dari Tim Polri

SuaraKabar.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengirimkan tim medis sebagai bagian dari Task Force Crisis Center–Emergency Medical Team (TCK–EMT) Indonesia untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Myanmar. Tim yang terdiri dari personel Dokkes Polri ini telah memberikan layanan kesehatan kepada lebih dari 1.100 warga di wilayah Naypyitaw.

Tim medis Polri yang bertugas di Oattara Thiri Township Hospital, Naypyitaw, terdiri dari sejumlah tenaga kesehatan, antara lain dr. Aullia Dewi, Sp.EM dari Rumkit Bhayangkara Surabaya, IPTU dr. Wahyu Aprianto dari Pusdokkes Polri, serta Briptu Satia Sangga Arip dan Briptu Rifaldi Eka Putra dari Rumkit Bhayangkara Tingkat I dan Pusdokkes Polri.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi instalasi gawat darurat, rawat jalan, pelayanan anak, bedah minor, kebidanan, farmasi, laboratorium dasar hingga pemeriksaan radiologi. Hingga 10 April 2025, tercatat 1.104 warga telah menerima layanan medis melalui lima tenda operasional, termasuk unit IGD dan farmasi darurat. Jenis penyakit terbanyak yang ditangani antara lain hipertensi, myalgia, dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.IC(K)., M.Kes, mewakili Kapolri, menyatakan bahwa kehadiran Polri dalam misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab global institusi dalam menjunjung nilai-nilai kemanusiaan lintas batas negara.

“Atas nama Kapolri dan seluruh jajaran, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Dokkes Polri dalam TCK-EMT Indonesia atas dedikasi luar biasa dalam membantu korban gempa di Myanmar,” ujar Irjen Asep dalam keterangan resminya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tim Dokkes Polri di lapangan menunjukkan komitmen Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai pelopor dalam misi kemanusiaan internasional.

“Polri akan terus mendukung misi-misi kemanusiaan di masa mendatang sebagai bentuk tanggung jawab global. Kepada rakyat Myanmar, kami hadir dan siap membantu,” tegasnya.

 

Leave the first comment