suarakabar1@gmail.com

Bupati Barito Kuala Dorong Brigade Pangan Jadi Garda Terdepan Swasembada Pangan

SuaraKabar.com, Barito Kuala – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Hukum serta pengarahan Bupati terhadap Brigade Pangan di Aula Selidah, Rabu (15/4/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dan turut dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kepala Kejaksaan Negeri Marabahan, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi, para Koordinator Badan Penyuluhan, dan para anggota Brigade Pangan se-Barito Kuala.

Barito Kuala merupakan kabupaten penyuplai beras terbesar di Kalimantan Selatan dengan luas lahan pertanian mencapai 117 ribu hektare. Meski demikian, produktivitas padi di daerah ini masih berada di bawah rata-rata provinsi, yakni hanya 3,7 ton per hektare. Untuk itu, program swasembada pangan dicanangkan dengan target tanam tiga kali dalam setahun.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Barito Kuala, Murniati, menjelaskan bahwa pembentukan Brigade Pangan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan lahan pertanian. Optimalisasi dilakukan melalui perbaikan struktur tanah dan pengelolaan tata air sehingga memungkinkan penanaman lebih dari satu kali dalam setahun.

“Kondisi pertanian kita masih banyak menggunakan varietas lokal dengan umur panjang, sehingga baru bisa tanam sekali setahun. Dengan adanya Brigade Pangan, kita harapkan anak-anak muda bisa memanfaatkan alat dan mesin pertanian untuk mengelola lahan petani dan menanam varietas unggul berumur pendek, sehingga bisa panen hingga tiga kali setahun,” ujarnya.

Dalam aspek hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Marabahan, Yussie Cahaya Hudaya, menekankan pentingnya pendampingan hukum dalam program pertanian. Kejaksaan membentuk Satgas Pengamanan, Pendampingan, dan Penegakan Hukum (Satgas P3H) guna mencegah korupsi, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan kesejahteraan petani.

Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dalam arahannya menegaskan bahwa pertanian menjadi harga diri Kalimantan Selatan, dan Barito Kuala memegang peranan penting sebagai kabupaten dengan lahan pertanian terluas di provinsi.

“Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, kita adalah penopang utama pertanian. Maka harga diri kita ada di tangan anak-anak muda Brigade Pangan,” tegasnya.

Bupati pun mengajak para anggota Brigade Pangan untuk “pasang badan” dan turun langsung mengembangkan sektor pertanian. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertanian, untuk mewujudkan target tiga kali tanam dalam setahun.

“Kita tidak bisa mewujudkan ini sendiri. Tapi kalau kita bersatu, didukung kementerian, Insyaallah kita bisa,” tutupnya.

 

Leave the first comment