SUARAKABAR.COM-JAKARTA- Detik-detik penentuan nama-nama menteri dalam Kabinet Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf amin membuat semua pihak menunggu dan bertanya-tanya siapa yang akan dipilih Jokowi untuk membantunya menjalani roda pemerintahan periode 2019-2024.

Tentunya, rakyat Indonesia mengharapkan adanya perubahan dan peningkatan kesejahteraan. Berbeda dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Pemuda Maritim Indonesia (PEMAIN) Muhammad Hamim,S.I.K yang tampak santai dan cenderung bersemangat akan membangun hubungan harmonis antar lembaga masyarakat Pemuda dengan KKP.

Saat ditemui, Selasa (22/10/2019) di Kantornya, Muhammad Hamim telah punya bocoran terkait nama-nama menteri dan meyakini jagonyalah yang akan terpilih menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Rabu pagi (23/10/2019) di Istana Negara, telah mengumumkan susunan menteri dalam kabinet. Ternyata dugaan Muhammad Hamim benar, Edhy Prabowo dipilih menggantikan posisi Susi Pudjiastuti.

Ketua Komisi IV DPR dan Ketua Fraksi Partai Gerindra periode 2014-2019 ini akan mewarnai dunia kelautan dan perikanan 5 tahun kedepan.

Muhammad Hamim menyampaikan selamat kepada menteri khususnya yang diberikan kepercayaan oleh Presiden.

“Bangunlah sektor kelautan ini 5 kali lipat dari apa yang telah dicapai oleh menteri sebelumnya,” jelas Ketum DPP Pemuda Maritim Indonesia.

Ia menekankan agar menteri Kelautan dan Perikanan yang baru bisa menata kementriannya agar kembali mengurus mulai dari nelayan kecil, menengah dan para pelaku usaha kelautan dan perikanan agar semuanya bersinergi dalam pembangunan sektor kelautan.

“Saya berharap agar menteri KKP yang baru dapat meningkatkan ekspor komoditi laut dari budidaya hingga hasil tangkapan nelayan serta membantu industri pengolahannnya kembali eksis,” katanya.

Selain itu Hamim juga menekankan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menghidupkan program pemberdayaan nelayan yang selama ini ditinggalkan oleh menteri sebelumnya.

Program yang juga dititipkan adalah program pengawasan dan pencegahan ilegal fishing tetap mengacu pada capaian menteri sebelum namun Hamim menekan pada pencegahan dan penindakan jika diperlukan.

“Untuk meningkat ekspor hasil laut, Menteri Kelautan dan Perikanan baru agar mengajak para pengusaha berbicara dan bertukar ide untuk mencari solusi terbaik kedepannya,” tandas Hamim. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.