SUARAKABAR.COM-JAKARTA- Plt Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Leo Amstrong bersama Pengendali Satpol PP Kecamatan Palmerah Toto Suwarno bersinergi dengan TNI dan Polri melakukan operasi penertiban parkir liar di sejumlah kawasan di Palmerah Jakarta Barat.

“Puluhan kendaraan yang menyalahi aturan parkir kami tindak bersama satpol pp, TNI dan Polri,” kata Leo, Kamis (07/11/19).

Kasatgas Pol PP Kelurahan Palmerah Teguh Nurdin Amali mengatakan, penertiban dilakukan di sejumlah lokasi rawan pelanggaran dan yang menjadi keluhan warga seperti di sepanjang jalan inspeksi kali Grogol Kelurahan Palmerah dan Kemanggisan.

“Kita sisir sejumlah titik lokasi yang rawan pelanggaran dan menjadi keluhan warga Palmerah dan Kemanggisan,” ujarnya yang didampingi Kasatgas Pol PP Kelurahan Kemanggisan Rina Andriana.

Teguh menambahkan, pihaknya fokus menindak kendaraan yang parkir di atas trotoar dan bahu jalan untuk memberikan akses yang lebih kepada pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

“Ini akan kita lakukan terus menerus, supaya hak dari pengguna trotoar atau pejalan kaki benar-benar kita berikan, sehingga nanti tidak ada lagi pedagang di trotoar dan lokasi parkir baik untuk mobil maupun sepeda motor,” tambahnya.

Razia Parkir Liar Digelar Petugas Gabungan Sudinhub Jakbar, Satpol Pp, TNI / Polri Di Palmerah dan Kemanggisan

Sementara itu, Kasatpelhub Kecamatan Palmerah Kosidin menjelaskan, penertiban yang melibatkan 53 personil terdiri dari petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat dan TNI/Polri tersebut menghasilkan 19 mobil di Trotoar di OCP (Operasi Cabut Pentil) dan dua mobil di derek lantaran parkir di bahu jalan.

“Dengan hasil 19 mobil di Trotoar di OCP (Operasi Cabut Pentil), dua mobil di derek lantaran parkir di bahu jalan yang menyebabkan tersendatnya jalan di sekitar wilayah ini,” terangnya.

Parkir Disembarang Tempat Tak Hanya Dicabut Pentil, Kendaraan Yang Melanggar Langsung Diderek Petugas

Kosidin berharap, penertiban ini dapat memberikan efek jera bagi para pengendara yang ditindak oleh para petugas gabungan.

“Selain itu, penertiban ini juga diharapkan dapat mengurangi simpul kemacetan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kanit Lantas Palmerah AKP Uwin Moch NH mengatakan, dengan adanya penertiban ini, masyarakat dapat kembali menggunakan trotoar dengan nyaman dan juga aman.

“Sinergitas dalam penertiban harus tetap dilakukan secara rutin agar Kota Administrasi Jakarta Barat tertib lalu lintas dan tertib trotoar,” katanya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.