SUARAKABAR.COM – JAKARTA – Fer (44) majikan sadis dijebloskan ke tahanan Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, karena menganiaya wanita pembantunya pakai pipa paralon dan gagang sapu di rumahnya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (21/10) petang. Korban mengaku bekerja selama 9 tahun tidak digaji.

Korban Arfa (27) yang menderita luka di kepala sekarang mendapatkan pertolongan medis di RSUD Cengkareng Jakarta Barat. Wanita itu melapor ke Polsek Cengkareng, setelah nekat kabur dari rumah majikannya lalu ditolong warga.

“Saya tidak mau bekerja disitu lagi. Saya tidak kuat pak,” keluhnya kepada petugas ketika di rumah sakit.

Menurut keterangan, Senin malam sekitar Pk 19:00 WIB, korban sebagaimana biasa bekerja di rumah majikannya. Namun ketika sang majikan lelaki pulang bekerja marah-marah dengan alasan melihat korban kerjanya tidak cekatan.

Arfa sempat mengatakan dirinya sedang sakit tapi tersangka Fer malah membentak dan mengambil pipa paralon lalu memukuli kepala korban.

“Tak itu saja, walau saya sudah minta ampun tapi bapak masih menghantam kepala saya pakai gagang sapu,” tutur Arfa kepada petugas.

Dalam kondisi kepala berdarah, wanita pembantu yang mengaku sudah bekerja 9 tahun tapi tak mendapat upah itu nekat kabur dari rumah majikan lalu minta tolong kepada warga sekitar dan melapor ke Polsek Cengkareng.

Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol H.Khoiri didampingi Kanit Reskrim AKP Antonius, mengatakan pihaknya setelah menerima laporan segera menolong membawa ke RSUD Cengkareng. Selanjutnya anggota Reskrim dipimpin Kanit Reskrim AKP Antonius menciduk pelaku.

“Apakah istri tersangka juga terlibat masih kami dalami,” ujarnya. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published.